Komisi I DPRD Soroti Pustu Pelosok

Anggota Komisi I DPRD Murung Raya, Imanudin.S.Pd.I.

KaltengInside.com, Puruk Cahu – Anggota Komisi I DPRD Murung Raya, Imanudin, mengambil langkah tegas menyikapi carut-marut pelayanan kesehatan di wilayah terpencil Kalimantan Tengah. Pada Jumat (29/5/2026), ia secara terbuka mendesak pemerintah daerah untuk segera membenahi fasilitas garda terdepan seperti Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Langkah politik ini diambil Imanudin setelah pihaknya menerima gelombang keluhan langsung dari masyarakat desa-desa terpencil. Ia menyoroti pola klasik yang terus berulang dan merugikan warga, yakni lumpuhnya aktivitas Pustu akibat kekosongan tenaga kesehatan (nakes) setiap kali hari raya keagamaan tiba.

Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan bahwa hak masyarakat pelosok terhadap akses kesehatan tidak boleh dikorbankan hanya karena buruknya manajemen internal penempatan staf. Imanudin menilai pelayanan dasar adalah kebutuhan primer yang wajib hadir tanpa alasan operasional apa pun.

Guna mengatasi krisis tersebut, Imanudin menawarkan solusi konkret berupa formula “minimal tiga nakes” untuk setiap fasilitas kesehatan di pelosok. Ia menjelaskan bahwa dengan jumlah tersebut, sistem piket atau pergantian tugas dapat berjalan secara dinamis saat nakes lain mengambil cuti.

Politisi ini menekankan bahwa usulan strategis tersebut merupakan instrumen wajib untuk mengejawantahkan kebijakan Lima Rangkap Barisan. Ia mengingatkan eksekutif bahwa pilar akses, mutu, dan pemerataan akan runtuh jika fondasi utamanya, yakni ketersediaan sumber daya manusia, tidak terpenuhi.

Sebagai tindak lanjut fungsi pengawasan, Imanudin mendesak Dinas Kesehatan setempat untuk segera melakukan evaluasi total dan reformasi redistribusi petugas medis dari wilayah perkotaan ke pedalaman. Ia berkomitmen akan terus mengawal isu ini hingga masyarakat pelosok mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan.(*)

Exit mobile version