Ahmad Maulana Dorong Kolaborasi Strategis DPRD dan Pemkab Mura untuk Tuntaskan Masalah Pembangunan

KaltengInside.com, Puruk Cahu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah, Ahmad Maulana, mendorong terselenggaranya koordinasi yang berkelanjutan antara pihak legislatif dan pemerintah daerah. Langkah ini dinilai sangat krusial untuk mengatasi berbagai permasalahan strategis, khususnya terkait pelayanan publik dan pembangunan daerah yang belum optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Maulana saat bertindak sebagai Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) III DPRD Murung Raya dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses di Puruk Cahu, Senin, 13 Juli 2026. Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyerahkan dokumen berisi aspirasi masyarakat yang telah dihimpun legislator dari lapangan.

Dalam kesempatan itu, Maulana menjabarkan bahwa timnya telah menuntaskan agenda reses sejak 30 Juni hingga 5 Juli 2026. Rangkaian kegiatan selama enam hari tersebut bertujuan untuk menyerap langsung data, masukan, serta saran dari masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga perangkat kelurahan dan desa di wilayah Dapil III.

Baca Juga :  Pasar Penyeimbang Bantu Kurangi Ketidakpastian Ekonomi

Politisi PDI Perjuangan ini berharap temuan dari lapangan tidak sekadar ditampung, melainkan langsung dijadikan bahan evaluasi mendasar bagi eksekutif. Ia meminta jajaran perangkat daerah bergerak cepat menindaklanjuti poin-poin yang disampaikan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat luas.

“Semoga hasil reses yang kami sampaikan dapat menjadi bahan masukan, pertimbangan, dan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan, perencanaan program, serta pelaksanaan pembangunan di Murung Raya,” ucap Ahmad Maulana, Senin (13/7/2026).

Lebih lanjut, Maulana mengingatkan pentingnya memperketat pengawasan terhadap jalannya proyek pembangunan fisik di seluruh wilayah Murung Raya. Ia menekankan agar anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan prioritas warga.(*)