Strategi Pemkab Mura Hadapi Dampak Kemarau demi Kendalikan Inflasi

KaltengInside.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) bergerak cepat merespons potensi lonjakan inflasi akibat faktor cuaca. Pemkab Mura mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual untuk menyelaraskan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau mendatang.

Kegiatan strategis yang dilaksanakan pada Senin (8/6/2026) ini berpusat di ruang zoom meeting Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Murung Raya. Langkah ini merupakan wujud komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mura Heriyus diwakili secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, K. Zen Wahyu Priyatna. Kehadiran perwakilan tingkat tinggi ini menegaskan keseriusan Pemkab Mura dalam mengawal isu ketahanan pangan global di tingkat lokal.

Rakor rutin skala nasional ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir. Pertemuan virtual tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia guna menyatukan visi pengendalian harga.

Baca Juga :  DPC PKB Mura Sepakat Dukung Gus Muhaimin Kembali Jadi Ketum

Agenda utama dalam rapat kali ini mengulas secara rinci Strategi Antisipasi Dampak Musim Kemarau melalui tiga pilar utama. Strategi tersebut meliputi langkah antisipasi prabencana lewat penguatan infrastruktur air, adaptasi pola tanam hemat air dan varietas padi tahan kering, serta mitigasi risiko berupa optimalisasi pompa air darurat dan klaim asuransi tani.

Pemkab Mura berkomitmen penuh untuk segera mengimplementasikan ketiga pilar strategi tersebut di lapangan. Diharapkan, melalui langkah proaktif ini, andil inflasi dari sektor pangan yang diprediksi terdampak oleh perubahan cuaca ekstrem dapat diredam sedini mungkin.(*)