KaltengInside.com, Puruk Cahu – Masa Sidang I Tahun 2026 menjadi periode yang sangat sibuk bagi DPRD Murung Raya, terutama bagi Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P. Pada rapat paripurna Selasa (10/3/2026), ia menegaskan bahwa agenda kali ini adalah tahapan krusial bagi siklus tahunan pemerintahan.
Bebie menjelaskan bahwa pembahasan Raperda inisiatif memerlukan ketelitian tinggi karena akan menjadi landasan operasional instansi terkait. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait untuk kooperatif dalam setiap proses dengar pendapat nantinya.
Di sisi lain, penerimaan LKPJ TA 2025 menuntut konsentrasi penuh anggota dewan untuk menelaah laporan pertanggungjawaban bupati. Bebie memandang masa sidang ini sebagai ujian bagi kedisiplinan dan kualitas kerja anggota dewan dalam melaksanakan fungsi legislasi.
Proses demokratisasi yang disebut Bebie dalam sambutannya merupakan fondasi utama dalam pembahasan regulasi. Ia ingin proses ini tetap terjaga integritasnya sehingga tidak ada kepentingan pribadi yang menyusup dalam pembentukan peraturan daerah.
Setelah rapat ini, Bebie akan memimpin serangkaian rapat kerja di Komisi II untuk membedah dokumen pertanggungjawaban pemerintah. Ia memastikan bahwa transparansi akan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan evaluasi.
Ketua Fraksi PDIP ini berharap seluruh elemen di DPRD tetap solid dalam menjalankan tugas mulia ini. Bebie percaya bahwa kerja keras di masa sidang ini akan membuahkan sistem pemerintahan Murung Raya yang semakin hebat dan bermanfaat bagi masyarakat.(*)
