KaltengInside.com, Puruk Cahu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya memberikan perhatian serius terhadap fluktuasi harga gas subsidi di lapangan. Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, meminta instansi terkait untuk memastikan tidak ada oknum yang bermain harga.
Dalam keterangannya pada Rabu (4/3/2025), Dina menekankan bahwa pengawasan harus menyentuh hingga tingkat pengecer terkecil. Hal ini bertujuan untuk mencegah praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Dina menilai, tanpa pengawasan yang ketat, masyarakat kecil akan menjadi pihak yang paling dirugikan. Oleh karena itu, DPRD mendesak agar rantai distribusi LPG 3 kg dipantau secara berkala guna mendeteksi potensi penyelewengan.
Permintaan ini muncul seiring dengan pelaksanaan operasi pasar yang digelar oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan setempat. DPRD berharap operasi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan solusi nyata bagi warga.
“Kita ingin memastikan distribusi LPG subsidi benar-benar tepat sasaran dan harganya sesuai aturan,” ujar Dina. Ia memperingatkan pangkalan agar tetap mematuhi regulasi distribusi yang berlaku demi kepentingan publik.
DPRD Murung Raya menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menindak tegas oknum yang menimbun stok. Stabilitas harga merupakan prioritas utama dalam menjaga daya beli masyarakat kurang mampu.(*)
