KaltengInside.com, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, memberikan perhatian serius terhadap pengembangan sektor kreatif daerah pada Jumat (12/12/2025). Beliau menegaskan bahwa kerajinan rotan bukan sekadar barang seni, melainkan identitas budaya yang harus dijaga kelestariannya.
Dalam tanggapannya terhadap pelatihan anyaman rotan oleh Diskop UKM Perindag, Dina menyebut rotan mengandung nilai kearifan lokal yang mendalam. Menurutnya, setiap pola anyaman mencerminkan sejarah dan karakteristik masyarakat Murung Raya yang telah turun-temurun ada.
Politisi perempuan ini menginginkan agar produk lokal ini tidak hilang tergerus zaman. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai budaya tersebut agar tetap relevan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh generasi muda di masa depan.
Dina menilai, perpaduan antara tradisi dan sentuhan modern akan membuat produk rotan semakin dicintai. Ia mendorong para pengrajin untuk tetap bangga membawa identitas daerah dalam setiap karya yang mereka hasilkan untuk pasar luas.
DPRD Murung Raya melalui fungsi pengawasannya akan terus memantau agar pelestarian budaya melalui kerajinan ini mendapat porsi yang cukup dalam program daerah. Dina yakin, identitas yang kuat akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun kolektor seni.
Beliau berharap kerajinan rotan ini menjadi kebanggaan setiap warga kabupaten. Dengan menjadikan rotan sebagai simbol daerah, Dina optimis nama Murung Raya akan semakin dikenal luas melalui produk-produk unggulan berbasis kearifan lokal.(*)
