Bebie Sentil Kinerja Nakes Pedesaan yang Sering Kosong dan Soroti Fasilitas Air Bersih

KaltengInside.com, Puruk Cahu – Keluhan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan yang minim serta tidak disiplinnya petugas medis di pelosok disuarakan oleh politisi DPRD Murung Raya, Bebie. Aspirasi ini diserap saat jajaran dewan Dapil II menggelar agenda reses sejak 30 Juni hingga 5 Juli 2026.

Keluhan masyarakat pedesaan itu dibedah Bebie dalam Rapat Paripurna laporan reses DPRD Mura di Puruk Cahu, Senin, 13 Juli 2026. Sidang paripurna ini dimanfaatkan dewan untuk mengevaluasi kinerja dinas-dinas di bawah naungan pemerintah daerah.

Bebie menyampaikan bahwa masyarakat Desa Tokung mengeluhkan minimnya kehadiran Tenaga Kesehatan (Nakes) di fasilitas kesehatan desa. Dari laporan warga, oknum petugas medis setempat sering tidak berada di tempat tugas, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan pengobatan darurat.

Kondisi bolosnya tenaga medis ini, menurut laporan yang diterima Bebie, ternyata tidak hanya melanda Desa Tokung saja, melainkan terjadi secara sporadis di sejumlah desa lain di Kecamatan Tanah Siang. Fenomena ini dinilai sangat merugikan warga pedesaan yang membutuhkan bantuan medis cepat.

Selain masalah nakes, Bebie juga membawa amanat warga Desa Tokung dan Kalang Kaluh terkait krisis sarana air bersih. Meskipun Dinas PUPR sebelumnya telah memfasilitasi 800 batang pipa di Desa Tokung, debit dan jangkauan sarana air bersih dilaporkan warga masih jauh dari kata cukup.

“Petugas kesehatan kerap tidak berada di tempat. Kondisi serupa terjadi di sejumlah desa lain di Tanah Siang. Ini evaluasi serius bagi dinas terkait, di samping kebutuhan mendesak penambahan sarana air bersih dan sumur bor,” ucap Bebie, Senin (13/7/2026).(*)

Exit mobile version